'Love what You Do, You are the best worker '..saya suka sekali dengan quote itu yg saya lihat pada acara kantor Minggu lalu ..Oh ya sudah dua bulan ini saya kembali beralih profesi menjadi working mom setelah setahun saya menjadi FTM alias full time mommy..waduh kayaknya basi banget ya karena Ini semacam never ending battle ..seperti ASI vs sufor..melahirkan Cesar vs normal..dan sebagainya...tapi di sini saya bukan ingin memojokkan salah satu pihak karena saya pernah berada pada dua sisi tersebut..Dan saya benar-benar merasakan keuntungan dan kerugian kedua sisi tersebut..Dan ngapain juga jadi never ending battle,lah wong itu pilihan hidup masing-masing...
Waktu pertama kali saya memutuskan untuk kembali menjadi working mom, banyak teman-teman saya yang menanyakan kenapa saya kembali bekerja padahal menurut mereka keluarga kami sudah berkecukupan. Ada yang mengira posisi saya Begitu penting sehingga sebagai aktualisasi diri. Ada yang mengira gaji saya besar sehingga saya bela-belain untuk bekerja kembali. Hehee saya hanya tersenyum saja atas sangkaan mereka.
Hmmm Inilah alasan saya untuk berprofesi menjadi working mom :
1. Saya kurang berkenan bila ilmu yang pernah saya dapat waktu kuliah hilang Begitu saja..Ketika kuliah saya mengambil jurusan teknik sipil..dan ketika menjadi FTM, tentu ilmu itu tidak banyak terpakai..saya rindu meraih suatu achievement Dalam Bidang itu...buka kontraktor sendiri ? Modal nya belum ada cyiinnn...
2. Ada impian buka usaha sendiri??Oh tentu ada karena walaupun 'load'nya sama seperti pekerja kantoran,keuntungan membuka usaha sendiri adalah tidak terkekang oleh waktu..jadi saya bisa lebih mengatur waktu untuk mengurus anak saya..Nah seperti quote di atas, maka saya mempunyai impian untuk membuka kontraktor sendiri..Dan dengan memutuskan untuk bekerja kembali.maka berpeluang untuk menambah relasi seluas-luasnya..menguntungkan bukan?
3.Saya lebih menyukai adanya 'human touch' dan 'eye contact' ketika sedang bekerja..waktu menjadi FTM,saya men coba berjualan online..Dan setelah merasakannya ternyata saya lebih menyukai berinteraksi secara langsung dengan orang lain ketika bekerja
4. Ada slogan 'uang bukan segalanya tapi segalanya perlu uang'..hihihi bener banget tuh...Tingkat kebutuhan seseorang kan berbeda-beda..jadi tidak perlu lah men'judge' seorang working mom hanya mementingkan uang saja..memang dengan gaji suami Alhamdulillah kebutuhan kami tercukupi..tapi alangkah baik nya kalo kita dapat menyekolahkan anak ke sekolah yang lebih bagus, memberikan makanan yang cukup bergizi untuk anak, dapat memberikan sedekah lebih banyak, dapat memberikan ke orang tua lebih banyak, dan sebagainya..ya kan?
5. Dapat mengatasi kesulitan finansial bila terjadi hal-Hal yang tidak diinginkan dan di luar jangkauan kita misalnya adanya perpisahan karena perceraian ataupun kematian..Memang Allah tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan kita tapi Allah juga tidak akan mengabulkan doa dan permintaan kita untuk keluar Dari sebuah cobaan (kesulitan) bila kita tidak ikhtiar (usaha)..Jadi saya memutuskan kembali menjadi working mom karena saya lebih memilih 'Sedia payung sebelum hujan'.
'Love what you do, you are the best worker'..saya mencintai pekerjaan saya sebagai engineer tapi saya juga sangat mencintai pekerjaan saya sebagai seorang ibu bagi putri saya..Terus bagaimana membagi waktu antara dua pekerjaan itu? inilah solusi yang saya lakukan :
1.Saya melamar dan menerima pekerjaan di lokasi yang tidak jauh dari rumah..jadi tiap pagi dan malam saya masih bisa bertemu putri saya untuk dapat bermain dan mengajarinya
2. Tiap perusahaan yang saya lamar adalah perusahaan yang memang membutuhkan ilmu saya tapi tidak banyak membutuhkan jam lembur..Selain itu saya tidak melamar posisi yang tinggi dan krusial di perusahaan itu supaya saya tetep bisa pulang tenggo..hehee..jadi kalo ada yang bilang saya bekerja kembali karena tawaran gaji yang besar, saya hanya senyum-senyum saja..
3. Supaya tenang dalam bekerja, saya mempekerjakan kembali pengasuh anak saya yang dulu dan Alhamdulillah dia mau..tapi tetap saya memasang CCTV untuk memantau anak saya lewat HP
4. Ketika weekend, saya berusaha meluangkan waktu untuk WE TIME alias saya dan suami mengajak anak saya berkreasi tanpa mengajak pengasuhnya..Selain supaya anak saya senang, pengasuhnya dapat beristirahat juga..
So, back as working mom ?? kenapa nggak...
So, back as working mom ?? kenapa nggak...
wah senengnya bisa kembali membantu financial keluarga ya mak ;)
ReplyDeleteiya mak...
DeletePilih as working mom atau FTM sama aja asal buat kita bahagia menjalaninya ya mak...
ReplyDeleteSemangat.
bener banget mak...
DeleteSalam kenal mak..yg penting ibunya bahagia. Ibu bahagia anak juga bahagia:)
ReplyDeletesalam kenal jg...iya mak...saya pernah ngerasain 2 sisi itu soalnya...
Deletesemoga pilihannya membahagiakan ya mak, menjalaninya bahagia, keluarga juga ikut bahagia :)
ReplyDeleteyang penting bisa seimbang mbak.. yup, senang sekali pasti klo ilmu jaman kuliah bisa kepake...
ReplyDelete